Nama
: Linda Rahayu
NIM : 07111001129
MK : Perbandingan Administrasi
Negara
Kelas : A
Jawaban
soal-soal MID Perbandingan Administrasi Negara
1.
a. Perbandingan sistem organisasi di
tingkat nasional dengan menggunakan metode perbandingan secara kronologis.
Jawaban : perbedaan
|
Orde
Baru
|
Reformasi
|
|
Kekuasaan
Negara tertinggi ditangan Majelis Permusyawaratan Rakyat.
1.
Menetapkan UUD
2.
Menetapkan GBHN
3.
Mengangkat presiden dan wakil
presiden
|
Kekuasaan
Negara tertingi tidak lagi di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat. Sesuai
dengan pasal 2 ayat (1) bahwa MPR terdiri dari anggota DPR dan anggota Dewan
Perwakilan Daerah (DPD). MPR berdasarkan pasal 3 mempunyai wewenang:
1.
Mengubah dan menetapkan UUD
2.
Melantik presiden dan/atau wakil
presiden
3.
Dapat memberhentikan presiden
dan/atau wakil presiden dalam masa jabatannya menurut Undand-Undang Dasar
|
|
Penyatuan
partai-partai politik (hanya ada 3 partai politik yakni PPP, Golkar dan PDI)
|
Memberi kebebasan pada rakyat untuk
menyalurkan aspirasinya sehingga banyak bermunculan partai-partai politik
baru. Partai politik jaman reformasi terkesan tidak memiliki
ideologi yang mantap dalam menentukan jati diri dan tujuan partai politik
|
|
Pemuli
Luber (langsung, Umum, Bebas, Rahasia)
|
Pelaksanaan
Pemuli yang LUBERJUDIL (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil)
|
|
pers
bisa dikatakan tidak ada fungsinya untuk warga negara. Pers sangat terlihat
hanya sebagai boneka penguasa. Keberadaan pers diawasi secara ketat oleh
pemerintah di bawah naungan departemen penerangan.
|
Arus
kebebasan dibuka lebar – lebar secara spontan. Gelombang kebebasan pers
tercipta secara besar besaran, bukan perlahan dengan proses yang seharusnya.
|
Persamaan
1. Indonesia
adalah Negara hukum (rechtssaat)
2. Pemerintahan
berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar)
3. Presiden
tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat
4. Menteri
Negara ialah pembantu presiden, menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada
Dewan Perwakilan Rakyat
5. Kekuasaan
kepala Negara tidak tak terbatas
6. Menganut
sistem pemerintahan presidensial
7. Kewenangan
menjalankan anggaran Negara tetap ada pada presiden
b. perbandingan sistem
organisasi suatu kementerian dengan menggunakan pendekatan Institusional
jawaban :
Strukutur organisasi
kementerian BUMN :
Struktur Organisasi
Kementerian Perekonomian
4. Inspektorat
2.
a. Perbandingan Sistem Adminitrasi
Pemerintah Daerah dengan menggunakan pendekatan Kronologis
jawaban : perbedaan
|
Yang
dibandingkan
|
Orde
Baru
|
Reformasi
|
|
Wilayah
|
Adanya wilayah administrasi,
Sentralis
|
Tidak ada lagi
wilayah administrasi, otonomi
|
|
Kelembagaan
Dati I
|
1.
Gubernur
2.
Sekretaris
wilayah
3.
Asisten
–asisten
|
1. perangkat
daerah propinsi:
a. Sekretariat
daerah propinsi
b. Sekretariat
DPRD
c. Dinas
daerah provinsi
d. Lembaga
teknis daerah
2. Alat
kelengkapan DPRD provinsi : Pimpinan, komisi, panitia musyawarah, panitia
anggaran, badan kehormatan
|
|
Kelembagaan
Dati II
|
1.
Walikota atau bupati
2.
Sekretaris daerah
|
1. Perangkat
daerah kabupaten / kota:
a. sekretariat
kabupaten
b. Sekretariat
DPRD
c. Dinas
daerah
d. Lembaga
teknis daerah : badan, kantor, rumah sakit umum daerah
e. Kecamatan
f. Kelurahan
2. Alat
kelengkapan DPRD kabupaten atau kota : Pimpinan, komisi, panitia musyawarah,
panitia anggaran, badan kehormatan
|
|
Otonomi
daerah
|
Hak, wewenang dan
kewajiban dan kewajiban Daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya
sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
|
Hak, wewenang, dan kewajiban
daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan
kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
|
|
Pemerintahan
daerah
|
Dalam
menyelenggarakan pemerintahan Daerah dibentuk Sekretariat Daerah dan Dinas -
Dinas Daerah dan terdiri atas Kepala Daerah dan DPRD
|
Penyelenggaraan
Pemda otonom oleh Pemda dan DPRD dan/ atau daerah kota di bawah kecamatan
|
|
Pelaksanaan
Otonomi Daerah
|
Hanya
merupakan retorika belaka, sebab sampai UU No. 5 tahun 1974 dicabut, tidak
pernah ada peraturan pelaksanaannya
|
|
Persamaan
:
Dati 1 dipimpin oleh
gubernur
Dati II dipimpin oleh walikota
atau bupati
b. Perbandingan Sistem
Pemerintahan Daerah suatu Kabupaten/Kota dengan menggunakan pendekatan
Institusional
jawaba : Perbedaan
|
Yang
dibandingkan
|
UU No.
5/1974
|
UU
No.32/2004
|
|
Wilayah
admininstrasi
|
Lingkungan kerja
perangkat pemerintah yang menyelenggarakan pelaksanaan tugas pemerintahan
umum di daerah. Wilayah kerja Gubernur selaku wakil pemerintah
|
Wilayah
kerja Gubernur selaku wakil pemerintah
|
|
Desentralisas
|
Penyerahan urusan
pemerintahan dari pemerintah atau daerah tingkat atasnya kepada daerah
menjadi urusan rumah tangganya
|
Penyerahan
wewenang pemerintahan oleh pemerintah kepada daerah otonom untuk mengatur dan
mengurus urusan pemerintahan dalam sistem NKRI
|
|
Aspek
pembagian satuan pemerintahan
|
Menggunakan
pendekatan tingkatan (level approach), ada Daerah Tingkat I dan Daerah
Tingkat II.
|
Menggunakan
pendekatan besaran dan isi otonomi (size and content approach), dengan
menekankan pada urusan yang berkeseimbangan dengan azas eksternalitas,
akuntabilitas dan efisiensi.
|
|
Sisi filosofis
|
Keseragaman atau
uniformitas
|
Keanekaragaman dalam
kesatuan
|
|
Fungsi
utama pemerintahan daerah
|
Sebagai promotor
pembangunan
|
Sebagai
pemberi pelayanan masyarakat
|
|
Azas penyelenggaraan
pemerintah daerah
|
Keimbangan antara
desentralisasi, dekonsetrasi dan tugas pembantuan pada semua tingkatan
|
Desentralisasi diatur
berkesimbangan antara daerah provinsi, kabupaten/kota, desentralisasi
terbatas pada kabupaten/kota dan luas pada provinsi, tugas pembantuan
berimbang pada semua tingkatan pemerintahan
|
|
Sistem Kepegawaian
|
Sistem Terintegrasi
(Integrated System)
|
Sistem Campuran
(Mixed System)
|
Persamaan
a. Pemerintahan daerah yaitu Pemerintah Daerah dan Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
b. Ada
keterlibatan peran pemerintah pusat dan gubernur untuk menetapkan perda, dengan
tujuan agar perda secara substantif tidak bertentangan dengan peraturan
perundang-undangan yang lebih tinggi.
c. Perencanaan
pembangunan daerah merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan
nasional (Pasal 150). Ketentuan pasal ini berimplikasi perencanaan pembangunan
di daerah harus merujuk kepada perencanaan nasional.
3.
Perbandingan Sistem Keuangan dengan
menggunakan pendekatan Kronologis
Jawaban
: Perbedaan
|
Yang
dibandingkan
|
Orde
Baru
|
Reformasi
|
|
Sistem
Penganggaran
|
Menggunakan anggaran berimbang dimana diusahakan agar
penerimaan dan pengeluaran seimbang
|
Menggunakan anggaran berbasis
kinerja
|
|
Tahun
anggaran
|
Dimulai tanggal 1 April – 31 Maret
|
Dimulian tanggal 1 Januari – 31
Desember
|
|
Format Sistem Penganggaran
|
Dibedakan dalam penerimaan dan
pengeluaran
|
Sistem perbankan dan sistem
lembaga keuangan bukan bank
|
|
Penerimaan
negara
|
Penerimaan
dalam negeri dan penerimaan pembangunan dimana pinjaman luar negeri dianggap
sebagai penerimaan pembangunan
|
Penerimaan
dalam negeri, hasil BUMN dan hibah dimana pinjaman luar negeri tetap dianggap
sebagai hutang.
|
Persamaan
Siklus Anggaran (tidak berubah)
1.
Penyusunan
RAPB
2.
Pembahasan
RUU APBN
3.
Pelaksanaan
UU APBN
4.
Pengawasan
UU APBN
5.
Pertanggungjawaban
Anggaran Negara
Sumber APBN (tidak berubah)
Pendapatan Daerah :
·
Pendapatan
Asli Daerah (Pajak Daerah, dan Retribusi Daerah)
·
Dana
Perimbangan
·
Perusahaan
daerah
·
Dinas
daerah
·
Pendapatan
daerah lainnya
4.
Perbandingan
Sistem Kinerja dengan menggunakan pendekatan Kronologis
Jawaban : Perbedaan
|
Yang dibandingkan
|
Orde Baru
|
Reformasi
|
|
Kinerja Birokrasi
|
Administrasi yang sangat terbelit-belit, proses administrasi yang lama,
tunduk dari satu perintah (komando)
|
Administrasi masih terbelit-belit, proses administrasi sedikit cepat, terdapat
pungutan liar dari aparatur, sudah adanya tata tertib yang mengatur birokrat.
|
|
Efisiensi Kinerja
|
Inefisien terlihat dengan jelas, dan belum mampu untuk ditekan, karena
partisipasi publik sama sekali belum ada, atau bisa dibilang keotoriteran
soeharto menutup akses bagi masyarakat untuk berpartisipasi
|
Kinerja belum terlalu efisien namun sedikit demi sedikit mampu ditekan,
karena partisipasi publik sudah mulai terlihat, tetapi kelambanan dan
kebocoran dalam anggaran pemerintah masih ada
|
5.
Perbandingan
Sistem Administrasi Negara dari suatu Negara dengan Negara lain
Jawaban
:
|
Yang dibandingkan
|
Indonesia
|
Brunei Darussalam
|
|
Sistem
keuangan
|
Perbankan
dan lembaga non-bank
|
Menggunakan sistem keuangan singapura
|
|
Sistem
Politik dan Pemerintahan
|
Presidensial
|
Monarki absolute dengan Bentuk
pemerintahan kerajaan mutlak yang berbasis Islam
|
|
Sumber
Devisa
|
Pendapatan
dalam negeri dan pajak
|
Pertanian dan sumber daya alam
|
|
Bentuk
Negara
|
Republik
|
Kesultanan
Konstitusional (Monarki)
|
|
Kepala
Negara dan kepala pemerintahan
|
Presiden
|
Sultan
dibantu mentri dan jajarannya
|
|
Sistem
Ekonomi
|
Ekonomi Pancasila
|
Campuran
antara kewirausahaan dalam dan luar negeri
|
|
Budaya
|
seluruh kebudayaan nasional,
kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia
|
|
|
Sistem
Hukum
|
campuran
dari sistem hukum Eropa, hukum agama, dan hukum adat. Sebagian besar sistem
yang dianut, baik perdata maupun pidana berbasis pada hukum Eropa, khususnya
dari Belanda karena aspek sejarah masa lalu Indonesia yang merupakan wilayah
jajahan dengan sebutan Hindia-Belanda (Nederlandsch-Indie). Hukum
agama karena sebagian besar masyarakat Indonesia menganut Islam, maka
dominasi hukum atau syariat Islam lebih banyak terutama di bidang perkawinan,
kekeluargaan, dan warisan. Selain itu, di Indonesia juga berlaku sistem hukum
adat yang diserap dalam perundang-undangan atau yurisprudensi, yang merupakan
penerusan dari aturan-aturan setempat dari masyarakat dan budaya-budaya yang
ada di wilayah nusantara.
|
menganut
sistem hukum agama, Brunei Darussalam menerapkan hukum syariah dalam
perundangan negara. Untuk mendorong dan menopang kualitas keagamaan
masyarakat, didirikan sejumlah pusat kajian Islam serta lembaga keuangan
Islam
|
|
Sistem Politik
|
sangat
dipengaruhi oleh proses politik di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.
Elemen-elemen yang ada di sistem politik di Indonesia adalah sebagi berikut.
Undang-undang Dasar dikenal sebagai konstitusi. Hakikat dari UUD adalah
merupakan hukum dasar dari suatu negara, setiap hukum yang diciptakan harus
mengacu pada hukum dasar. Kekuasaan eksekutif biasanya dipoegang oleh kepala
negara dan para menteri. Dalam arti luas badan eksekutif meliputi birokrasi
(pegawai negeri dan militer). Tugas badan eksekutif berdasarkan tafsiran
tradisional asas trias politica, yaitu hanya melaksanakan
kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh badan legislatif.
|
menjalankan
sistem pemerintahan monarki
mutlak dan mengamalkan sistem undang-undang
Inggeris
walaupun undang-undang syariah Islam
menggantikan undang-undang itu dalam beberapa perkara dan kes. Sistem
politik di Brunei ditetapkan oleh perlembagaan dan berdasarkan konsep Melayu Islam Beraja
(MIB)
|